Connect with us

Baselo

Mukhlis Rahman dan Arrahmi Kembali Pimpin LKAAM dan Bundo Kanduang Kota Pariaman

Mukhlis Rahman dan Arrahmi Kembali Pimpin LKAAM dan Bundo Kanduang Kota Pariaman

Serba-Serbi

Mukhlis Rahman dan Arrahmi Kembali Pimpin LKAAM dan Bundo Kanduang Kota Pariaman

Tatanan kehidupan masyarakat terutama dalam bidang adat dan budaya, saat ini tengah menghadapi persoalan rumit dengan semakin lunturnya nilai-nilai adat di tengah masyarakat

Kota Pariaman lakukan Prosesi pelantikan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan Bundo Kanduang Kota Pariaman di Halaman Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, Rabu (27/4).

Pelantikan ini dihadiri Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, Ketua TP-PKK Kota Pariaman Reni Mukhlis, Ketua GOW Kota Pariaman Lucy Genius, Ketua Dharmawanita Afnee Armen, Wakil Ketua DPRD Syafinal Akbar dan Jhon Edwar, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Wakapolres Pariaman Kompol. Aksal, Ketua MUI Kota Pariaman Djohar Muis, Owner Safari Inn Hotel and Resort Andrew Nazmi, Ketua LKAAM se-Sumatera Barat, pemangku adat se-Kota Pariaman, para Dubalang se-Kota Pariaman beserta tamu dan undangan lainnya.

Dalam pelantikan tersebut, terpilih Mukhlis Rahman Dt. Rajo Basa yang juga Walikota Pariaman terpilih sebagai Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan Arrahmi terpilih kembali sebagai Bundo Kanduang Kota Pariaman periode 2016-2021 berdasarkan Surat Keputusan LKAAM wilayah Sumatera Barat Nomor SK-07/PP/LKAAM-SB/III/2016 tentang Perubahan Nama Komposisi Dan Personalia Pimpinan Daerah LKAAM Kota Pariaman.

Pemangku adat suku Sikumbang itu saat pelantikan menyebutkan, selaku niniak mamak, dengan Ketua LKAAM yang disandangnya, sejumlah tugas berat telah menanti.

Dia mengajak seluruh jajaran pengurus LKAAM Kota Pariaman untuk mengayomi dan menuntun masyarakat ke dalam tatanan adat berazaskan islam pijakan orang Minangkabau sesungguhnya.

“Berdasarkan sumpah yang telah diikrarkan oleh kita bersama, bahwa kita harus menegakkan tatanan adat di dalam kehidupan kita sehari-hari,” kata Mukhlis yang juga Walikota Pariaman dua periode berturut-turut itu.

Tatanan kehidupan masyarakat, sebut dia, terutama dalam bidang adat dan budaya, saat ini tengah menghadapi persoalan rumit dengan semakin lunturnya nilai-nilai adat di tengah masyarakat.

“Oleh karena itu LKAAM harus meningkatkan upaya dalam rangka melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau kembali ke tengah-tengah masyarakat,” ungkap Mukhlis.

Dia menegaskan bahwa sebagai sebuah lembaga yang harus melindungi, meningkatkan dan melestarikan adat dan budaya, LKAAM dan Bundo Kanduang, termasuk Kerapatan Adat Nagari (KAN) harus memiliki program yang kongkrit dan kepengurusan yang solid serta skretariat yang memadai.

Usai pelantikan, seluruh pengurus beserta undangan yang hadir melakukan makan bajamba bersama di Aula Balairung sebagai wujud kebersamaan membangun Kota Pariaman.

Continue Reading
Comments

More in Serba-Serbi

To Top