Connect with us

Baselo

Purbanya Manusia Kini

Purbanya Manusia Kini

Opini

Purbanya Manusia Kini

Jadi haruskah kita membatalkan janji pertemuan hanya karena hujan menyapa bumi?

Manusia sebagai khalifah di muka bumi ini harus tunduk pada alam atau mengendalikan alam? Masih teringat terngiang di kuping ini tentang pesan dari guru sejak sewaktu SMA bahwasanya,

Jika kita mudah tak berdaya karena alam lingkungan, apa bedanya kita dengan manusia purba

Misal manakala telah dibuat janji pertemuan dengan sejumlah anggota kelompok pada hari yang ditentukan lalu diluar dugaan munculah alang perintang yang membuat upaya pemenuhan janji itu menjadi terganggu-misalnya hujan, haruskah kita membatalkan pertemuan atau tetap dilanjutkan sesuai janji awal?

Manusia modern yang hidup bergelimang teknologi tentu memiliki daya upaya untuk menanggulangi kendala semacam hujan tersebut. Sebut saja dengan keluar rumah menuju lokasi pertemuan dengan mengenakan jas hujan, naik angkutan, memakai payung atau hal yang dapat melindungi diri lainnya.

Sedangkan manusia purba tidak bisa melakukan hal yang serupa sebagaimana manusia modern diatas. Jadi haruskah kita membatalkan janji pertemuan hanya karena hujan menyapa bumi?

Setelah itu saya teringat pula pesan dari Pak Syaf, seorang imam di Surau Kubang Sikapak, kualitas iman seseorang dapat dilihat upaya dia menjalankan syariat. Misal ketika hujan, apakah seorang pria masih teguh ingin melaksanakan shalat di awal waktu di mesjid atau memilih di rumah saja laksana kaum hawa.

Purbakah kita, mari bersama muhasabbah diri ini

Continue Reading
Comments

More in Opini

To Top