Filsa Budi Ambia dan Cerita Sukses Modal 100 Ribu Untung Milyaran dari Usaha Cemilan

Uang 100ribu YANG MERUBAH NASIB seorang pria asal Banyumas bernama Filsa Budi Ambia. Dikupas Tuntas Kisah Suksesnya hingga langkah memulai usaha cemilan sendiri. Mulai dari cara mengurus perijinan, sertifikat halal, cara masuk ke pasar ritel dan tips kemasan packaging profesional yang ternyata harganya sangat terjangkau.

Tahun 2007 Filsa merantau ke Balikpapan, lalu bekerja serabutan hingga menjadi sopir di perusahaan tambang. Filsa resign ditahun 2010, dan memutuskan untuk memulai usaha kecil-kecilan. Mulai dari buka usaha ayam kalasan, namun kemudian bangkrut.

Setelah itu berbagai usaha dicoba, termasuk mencoba berbisnis martabak mini franchise. Usaha ini sempat berkembang sampai memiliki 35 cabang. Namun nasib baik ternyata belum berpihak pada Filsa. Usaha franchisenya juga bangkrut ditahun 2012.

Ketika ia berada di posisi terpuruk, dengan sisa uang 100ribu satu-satunya yang ia punya. Filsa memberanikan diri untuk berjualan peyek. Filsa ternyata melihat potensi kepiting yang banyak tersedia di Kalimantan Timur.

Tak diduga peyek buatannya laris terjual dan banyak pesanan lain berdatangan. Filsa kemudian mengembangkan usahanya dan memberikan sentuhan profesional antara lain dengan kemasan yang baik. Soal pemasaran, Filsa menyalurkan produknya melalui toko oleh-oleh, ritel modern seperti hipermarket di Kalimantan Timur. Ia juga menjalin kerjasama distribusi ke mitra usaha di Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi.

Ekspansi pastilah sudah dalam benaknya untuk menjemput keberhasilan demi keberhasilan.

Melihat kisah hidup yang penuh warna dan perjuangan, tidak heran bila Filsa menjadi pemenang acara tahunan Wirausaha Mandiri 2014 untuk kategori Boga

 

 

___

Video Editor: @baseloka